Tuesday, 30 August 2016

AYAHANDA SAADONAWAB & SAUDARAKU PROFESOR DR



Yang terjadi tetap terjadi,sesaat cinta yang mengubah rasa pahit sendirian menelan rasa, kini perginya tanpa kembali, andai ingin ke temu lagi, bikinlah dan penuhi syarat berpaksi diri akan yang satu, moga detiknya dan izinnya akan ketemu di alam sana.

terdetik hari ini, ku belek dan kuteliti satu persatu ayatnya, sungguh aku cinta bahasa itu, sungguh aku kasih akan bait-bait kata susunan itu, sungguh aku titis tanpa sengaja air mata ini. CINTANYA aku SAADONAWAB.

Ku kekalkan rasa itu, sejarah dalam peradaban masa kamu, sejarah hidup aku dan ianya pasti kenangan yang ku julang hingga nafas akhir, akan ku semadikan rasa ini, sama seperti engkau semadikan hingga generasi darahmu mengenal benar akan dikau.

Dulu aku hanya mendengar desas desus cerita, teruja lagi akan penyampaian jalan cerita. Sejarah tetap sejarah, tapi hari ini penceritaan pesat dengan utuhnya semangat akan cinta bangsa sendiri. Sangat hebat lagi darahmu memanjat usahamu yang kau azamkan dulu, walau bukan aku, ianya juga nadi SAADONAWAB.

Kemudik sana sini, keringat membasahi bumi, bersengkang mata, terseliat saraf, tercetus tersentap minda kala memikir, akhirnya usaha darahmu itu punya karyanya sendiri. Saat semua tersaji di depan mata aku ,satu ku ungkap, aku hanya mampu bangga akan kamu wahai SAUDARAKU. Karyamu GAGASAN NASIONALISME MELAYU RAYA

TERBAIK ALONG, U R MY IDOL * sentap bila ku baca*




Post a Comment